
JOMBANGKAB – Semarak bulan suci Ramadhan di Kabupaten Jombang diwarnai dengan sinergi lintas sektor melalui gelaran bertajuk "Bazar Murah UMKM Ramadhan Kareem Bank Jatim". Acara yang berlangsung di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Kabupaten Jombang pada (5-6/3/2026) ini mengolaborasikan aspek ekonomi, kreativitas pemuda, dan pelestarian budaya religi.

Wakil Bupati Jombang, Salmanudin S.Ag., M.Pd., hadir mewakili Bupati Jombang, pada Jumat (6/3) sore, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang Bambang Suntowo, Kepala Dinas P&K Kabupaten Jombang Wor Windari, serta Pimpinan Cabang Bank Jatim Jombang, Hanif Julhamsyah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Salmanudin menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang memadukan kegiatan bazar sebagai upaya mendokrak ekonomi dengan pembinaan bakat siswa. Menurutnya, bazar murah ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah bulan Ramadhan.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, saya menyambut baik penyelenggaraan bazar murah ini. Kegiatan ini membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendukung geliat UMKM di daerah kita," ujar Salmanudin.
Tak hanya soal ekonomi, acara ini juga menandai pembukaan Lomba Al-Banjari Tingkat SMP se-Kabupaten Jombang. Wakil Bupati menekankan bahwa lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana dakwah dan pelestarian seni islami bagi generasi Z.
"Tujuan utamanya adalah membudayakan sholawat dan menenangkan jiwa. Menang atau kalah itu biasa, namun kecintaan kepada Rasulullah melalui sholawat harus tetap menjadi yang utama," pesannya kepada para peserta.
Sehari sebelumnya telah diselenggarakan E- Sport Competition. Wakil Bupati memberikan ucapan selamat kepada para pemenang Lomba Mobile Legend Tingkat SMA/SMK. Gus Wabup berharap ajang e-sport ini menjadi kawah candradimuka bagi atlet muda Jombang untuk melaju ke tingkat yang lebih profesional seperti Porprov maupun PON.
Pimpinan Bank Jatim Cabang Jombang, Hanif Julhamsyah, menjelaskan bahwa acara dua hari ini memang dirancang untuk memberikan dampak positif yang menyeluruh. Selain bazar sembako murah, pihak Bank Jatim juga memberikan edukasi literasi keuangan melalui sistem transaksi nontunai (QRIS) kepada para siswa.
"Kami melibatkan sekolah-sekolah untuk ikut berdagang agar mereka belajar kewirausahaan. Untuk mendukung UMKM, pengunjung yang ingin menebus sembako murah diwajibkan berbelanja di stan UMKM minimal Rp10.000. Ini konsep kolaborasi untuk mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera," pungkas Hanif.