JOMBANGKAB – Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang menjadi pusat kekuatan spiritual bagi ribuan siswa kelas akhir di Kabupaten Jombang pada Selasa (27/1/2026) pagi. Ribuan siswa SMA Negeri se-Kabupaten Jombang, yang juga diikuti oleh perwakilan SMA Swasta dan MAN 1 Jombang, memadati ruang utama masjid untuk mengikuti kegiatan "Doa Bersama Meraih Sukses Akhir Studi".

Acara yang diinisiasi oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) SMAN Kabupaten Jombang ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Jombang, KH. Salmanuddin Yazid (Gus Salman), serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kabupaten Jombang, Dr. Eko Redjo Sunariyanto, S.Pd., M.Pd., Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Jombang Drs. Purwanto, MKP.

Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 07.30 WIB dengan pelaksanaan Shalat Dhuha dan shalat sunah berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan lantunan Istighotsah. Suasana khidmat menyelimuti masjid saat ribuan siswa larut dalam doa, memohon kemudahan menghadapi ujian akhir dan seleksi masuk perguruan tinggi.

Kepala Cabdindik Wilayah Jombang, Dr. Eko Redjo Sunariyanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa para siswa yang hadir adalah calon pemimpin nasional pada 15 hingga 25 tahun mendatang. Ia memberikan perumpamaan motivasi bagi para siswa agar tidak gentar menghadapi ujian.

"Pelaut yang tangguh tidak lahir dari ombak yang tenang. Begitu juga kalian, tidak akan menjadi pribadi tangguh tanpa ditempa tantangan dan proses. Silakan berkompetisi secara sehat, baik melalui jalur seleksi nasional, mandiri, maupun sekolah kedinasan," tegas Eko Redjo.

Wakil Bupati Jombang, Salmanuddin S.Ag, M.Pd dalam arahannya  juga memotivasi siswa untuk berani bermimpi besar. Namun, Gus Salman mengingatkan bahwa mimpi tersebut harus dibentengi dengan moralitas yang kuat.

"Mimpi harus dibarengi ikhtiar maksimal dan doa, seperti yang kita lakukan hari ini," ujar Gus Salman. Beliau juga memberikan peringatan keras agar generasi muda Jombang menjauhi narkoba, minuman keras, dan tawuran yang dapat merusak masa depan. Beliau menekankan pentingnya adab terhadap orang tua dan guru sebagai kunci sukses menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua MGMP PAI SMAN Jombang, Mokh. Fakhrudin, menjelaskan bahwa cakupan kegiatan tahun ini meluas hingga merangkul siswa dari SMA swasta dan madrasah. Kegiatan ini telah menjadi tradisi rutin tahunan.

"Tujuannya agar siswa kelas akhir mendapatkan ketenangan batin sehingga sukses melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang diinginkan," jelasnya.

Acara ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya siap secara intelektual, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan spiritual untuk menghadapi fase penentuan masa depan mereka