Detail Berita

Informasi resmi seputar kegiatan pemerintah, pembangunan, layanan publik, dan dinamika Kabupaten Jombang.

Kembali ke daftar berita Kabupaten

Harlah Ke-6 Khataman Kitab Shohih Bukhari di Pendopo Kabupaten Jombang: Momentum Memperkuat Keilmuan dan Kerukunan Umat

Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-6 Khataman Kitab Shohih Bukhari yang digelar di Pendopo Kabupaten Jombang pada Senin (7/9/2026) malam berlangsung khidmat dan penuh keberkahan. Majelis ilmu ini menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan para ulama, jajaran pemerintah daerah, serta ratusan jamaah dalam semangat meneladani ajaran Rasulullah SAW.

7 September 2026 Pemerintah Kabupaten Jombang
#Harlah ke-6 Khataman Kitab Shohih Bukhari #Pendopo Kabupaten Jombang #Jombang Maju dan Sejahtera Untuk Semua
Harlah Ke-6 Khataman Kitab Shohih Bukhari di Pendopo Kabupaten Jombang: Momentum Memperkuat Keilmuan dan Kerukunan Umat

JOMBANGKAB — Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-6 Khataman Kitab Shohih Bukhari yang digelar di Pendopo Kabupaten Jombang pada Senin (7/9/2026) malam berlangsung khidmat dan penuh keberkahan. Majelis ilmu ini menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan para ulama, jajaran pemerintah daerah, serta ratusan jamaah dalam semangat meneladani ajaran Rasulullah SAW.

Hadir mewakili Bupati Jombang, Wakil Bupati Gus Salmanudin, S.Ag., M.Pd. menyampaikan sambutan hangat kepada para kiai, ulama, dan jamaah yang hadir. Sejumlah tokoh agama turut memimpin jalannya majelis, di antaranya K.H. Ahmad Taufiqurrahman Mukhit Al Mursyid, K.H. Muhammad Sholeh, serta K.H. Abdussalam Shohib, didampingi Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang.

Dalam pesan yang disampaikan, Gus Wabup menyampaikan pentingnya menjaga konsistensi (istiqomah) dalam menuntut ilmu, khususnya melalui kajian hadis Kitab Shohih Bukhari yang menjadi rujukan utama keilmuan Islam.

“Membaca dan mengkaji hadis tentu tidak berhenti pada selesainya pembacaan sebuah kitab. Karena itu, saya berharap rutinan seperti ini dapat terus memberikan manfaat bagi para jamaah dan masyarakat,” ujar Gus Salmanudin membacakan sambutan Bupati Jombang Warsubi.

Majelis ini juga memberikan pengingat berharga bagi masyarakat akan pentingnya berguru kepada para ulama agar pemahaman agama tetap berada pada koridor yang benar dan membawa kedamaian.

“Semakin sering kita duduk bersama para ulama, semakin banyak kesempatan kita untuk belajar. Sebab, ilmu agama tidak cukup hanya dibaca sendiri. Kita membutuhkan bimbingan para guru dan ulama agar apa yang kita pelajari dapat kita pahami dengan baik dan kita amalkan dengan benar,” lanjutnya.

Apresiasi tinggi disampaikan kepada para khodim (penggerak) majelis dan seluruh jamaah yang konsisten merawat tradisi keilmuan ini. Kehadiran majelis-majelis ilmu seperti ini diharapkan terus membawa suasana sejuk, mempererat tali silaturahmi, serta menghadirkan ketenteraman dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Jombang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Mahalul Qiyam oleh K.H. Taufiqurrahman Mukhit Al Mursyid bersama jamaah Minhajul Abidin. Suasana semakin teduh saat K.H. Ansori Sehah memimpin pembacaan wasilah khotmil kitab, dilanjutkan mauidhoh hasanah dan penyampaian pesan kebaikan oleh K.H. Muhammad Sholeh selaku khodim rutinan. Acara kemudian ditutup dengan doa khotmil kitab yang dipimpin oleh K.H. Ahmad Taufiqurrahman Mukhit Al Mursyid.