
JOMBANGKAB – Kabupaten Jombang kembali menunjukkan potensi besar generasi mudanya di bidang pendidikan. Sebanyak 193 prestasi tingkat nasional dan internasional telah ditorehkan peserta didik jenjang SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Jombang.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan bantuan biaya pendidikan afirmasi kepada 112 murid SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Jombang, Jumat (28/8/2026), di SMKN 3 Jombang. Hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang Bambang Suntowo S.E., M.Si.

Dari 193 prestasi tersebut, sebanyak 69 prestasi diraih di tingkat internasional dan 124 prestasi di tingkat nasional. Capaian ini menjadi gambaran bahwa peserta didik di Jombang memiliki kemampuan dan potensi untuk berkompetisi hingga tingkat yang lebih tinggi.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih pelajar Jombang menunjukkan kecerdasan, keterampilan, dan kemampuan yang luar biasa.
“Apresiasi ini kita berikan kepada anak-anak yang sudah menjadi juara, baik nasional maupun internasional. Kita bisa bayangkan bahwa anak-anak ini memiliki kecerdasan, keterampilan, dan skill yang luar biasa,” ujar Khofifah.
Ekosistem pendidikan di Kabupaten Jombang sendiri ditopang oleh 133 satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB, yang terdiri atas 45 SMA, 72 SMK, dan 16 SLB.

Besarnya ekosistem pendidikan tersebut menjadi modal penting dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi peserta didik Jombang untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.
Khofifah juga meminta agar prestasi yang telah diraih pelajar Jombang mendapat pendampingan secara berkelanjutan dari guru dan satuan pendidikan. Prestasi tersebut dinilai dapat menjadi pintu masuk untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi.
“Ini sebetulnya menjadi pintu pembuka untuk bisa masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi. Ini yang harus dikawal oleh para guru supaya mereka nanti betul-betul bisa masuk pada perguruan tinggi yang diharapkan dan menjadi pembuka pintu tercapainya cita-cita mereka,” jelasnya.
Selain mengapresiasi prestasi pelajar Jombang, Khofifah menyerahkan bantuan biaya pendidikan afirmasi kepada 112 murid, terdiri atas 30 murid SLB, 26 murid SMA, dan 56 murid SMK.
Masing-masing penerima mendapatkan bantuan pendidikan sebesar Rp1 juta, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp112 juta. Para penerima juga mendapatkan sepasang sepatu.
Bantuan afirmasi tersebut ditujukan untuk membantu meringankan kebutuhan pendidikan keluarga sekaligus memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk terus bersekolah.
“Kita keliling di banyak daerah karena ada sekitar 50.000 anak-anak SLB, SMA, dan SMK yang mendapatkan support beasiswa afirmasi. Satu murid mendapatkan Rp1 juta. Harapannya tidak ada anak-anak yang kemudian berhenti sekolah di tengah jalan,” kata Khofifah.
Khofifah berpesan kepada para pelajar Jombang untuk terus belajar dan tidak cepat berpuas diri atas prestasi yang telah diraih.
“Jangan berhenti pada capaian hari ini. Jadikan setiap prestasi sebagai motivasi untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan meraih pencapaian yang lebih tinggi,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga memberikan sembako kepada orang tua murid penerima bantuan afirmasi. Sembako dan santunan turut diberikan kepada petugas kebersihan serta penjaga sekolah di SMKN 3 Jombang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung lingkungan pendidikan.
Capaian 193 prestasi nasional dan internasional tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan pendidikan di Kabupaten Jombang. Dengan dukungan satuan pendidikan, guru, orang tua, dan berbagai pihak, potensi generasi muda Jombang diharapkan terus berkembang dan mampu membawa nama Jombang semakin dikenal melalui berbagai prestasi.