Wujudkan Kesejahteraan, Bupati Jombang Serahkan Bantuan Untuk Anak yatim, Janda Miskin Hingga Para Lijo

  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Jumat, 03 Nopember 2017

Penyelenggaraan kesejahteraan masyarakat harus diprioritaskan kepada mereka yang memiliki kehidupan tidak layak secara kemanusiaan. Tak hanya itu, mereka yang memiliki kriteria masalah sosial juga menjadi prioritas dalam penyelenggaraan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu ditandaskan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko saat menyampaikan sambutan dalam acara serasehan dengan masyarakat di Balai Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh.

Acara yang dikemas penyerahan bantuan kepada anak yatim dan janda miskin tersebut dihadiri sebagian kepala SKPD dan jajaran Muspika Kabuh.

“Tanggungjawab Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menyelenggarakan kesejahteraan sosial yaitu mengalokasikan anggaran untuk mendukung penyelenggaraannya. Pemkab Jombang juga memberikan bantuan sosial sebagai stimulan kepada masyarakat yang menyelenggarakan kesejahteraan sosial,” ujar Bupati Nyono, Kamis (2/11).

       

Usai memberikan sambutan, secara simbolis Bupati Nyono menyerahkan bantuan kepada anak yatim piatu, janda miskin, penyandang disabilitas, dan lijo.

Total penyerahan bantuan yang diberikan kepada masyarakat di Kecamatan Kabuh sebanyak 208 janda miskin, 102 anak yatim piatu, 82 lijo, dan 182 penyandang disabilitas.

“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab Jombang terhadap penerima bantuan yang ada di Kecamatan Kabuh,” kata Bupati Nyono.

Ia menghimbau kepada penerima bantuan agar benar-benar memanfaatkannya. Khusus, kepada penyandang disabilitas, Nyono mengatakan, pemberian bantuan tersebut sebagai bentuk motivasi. “Semoga dengan bantuan ini dapat meningkatkan rasa kemandirian pada saudara-saudaraku penyandang disabilitas,” pungkas Nyono.

Tak hanya di Kecamatan Kabuh, sebelumnya pada Senin (30/10) yang lalu Bupati Nyono juga telah membagikan santunan kepada anak yatim, janda miskin dan bantuan untuk para lijo ini di kecamatan Kudu dan di Kecamatan Bandar Kedungmulyo pada Selasa (31/10). (Kominfo/Hms)