Wakil Bupati Buka Sosialisasi Program Raskin 2013

  • Bagian Humas
  • Rabu, 06 Februari 2013

Bertempat di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang Selasa (5/2/13) diselenggarakan Sosialisasi Program Raskin 2013. Diungkapkan oleh  Warto, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Jombang bahwa keberhasilan dan kesuksesan dalam pendistribusian Raskin di kabupaten Jombang adalah  hasil dari kerjasama yang dan kerja keras yang baik dari seluruh tim terutama yang langsung berhadapan dengan masyaraka yaitu para kepala desa se Kabupaten Jombang. “ jadi seperti yang sudah dilaksanakan sebelumnya yaitu pendistribusian raskin di tahun 2012 yang telah berjalan lancar adalah berkat kerja sama semua pihak,terutama para Kepala Desa yang langsung berhadapan dengan Masyarakat. Oleh karena itu kami sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para kepala desa,”ungkap Warto.

Sosialisasi Program raskin ini dilaksanakan karena tinggal hitungan beberapa hari ke depan raskin untuk bulan Januari dan Pebruari harus sudah di distribusikan. Dan di raskin tahun ini tidak sama dengan raskin tahun kemarin. Karena penerima beras miskin (raskin) di Kabupaten Jombang untuk tahun 2013 ini bakal mengalami penurunan sebesar 16,3 persen. Pada tahun 2012, jumlah penerima raskin sebanyak 121.910 RTM (rumah tangga miskin) atau setara dengan 20.204.700 kilogram beras.

Diungkapkan oleh Drs H Widjono Soeparno Msi,Wakil Bupati Jombang bahwa untuk tahun 2013 ini penerima raskin hanya 102.005 RT atau sebesar 1.530.075 kilogram beras. "Jadi ada penurunan sebesar 16,3 persen jika dibanding tahun sebelumnya. Penurunan ini bukan hanya terjadi di Jombang namun juga skala nasional," kata Wakil Bupati Jombang, Widjono Soeparno.

Widjono Soeparno juga mengatakan, penurunan penerima raskin tersebut merupakan pertanda membaiknya tingkat ekonomi masyarakat. Dengan kata lain, perekonomian masyarakat Jombang terkerek naik. Sehingga yang dulunya mendapatkan beras murah, kini tidak lagi.

Dalam hal pendistribusian nanti Widjono Soeparno berharap, pendistribusian raskin benar-benar tepat sasaran, tepat waktu, tepat harga, serta tepat kwalitas. Ia tidak ingin ada lagi raskin yang dikeluhkan oleh masyarakat. misalnya beras tersebut berkutu dan berbau apek. Untuk mewujudkan target itu, Wakil Bupati meminta adanya kerjasama semua pihak. Mulai Bulog, Pemkab, Kecamatan, hingga Kepala Desa. Dan dalam hal pengawasan diharapkan masyarakat juga ikut mengawasi distribusinya.

"Bahkan kami juga sudah membentuk satgas pemantau raskin. Dengan harapan, beras yang didistribusikan tersebut tepat sasaran, tepat waktu, tepat harga, serta tepat kwalitas. Dan Saya berharap Kepala Desa ikut membantu kelancaran pendistribusian  raskin tersebut." tambah Widjono

Selain Wakil Bupati, sosialisasi tersebut juga melibatkan pihak Bulog, Kabag Kesra, BPS (Badan Pusat Statistik), Camat, satgas pemantau raskin, serta seluruh Kepala Desa di Kabupaten Jombang.

Sementara itu dalam Sosialisasi tersebut , Himawan selaku Wakil Kepala Perum Bulog Sub Divre Surabaya Selatan , lebih membeberkan evaluasi distribusi raskin pada tahun 2012. Menurutnya, pendistribusian raskin tahun 2012 sudah selesai 100 persen. Yakni sebanyak 20.204.700 kilogram raskin telah dibagikan untuk 121.910 RTM. Rinciannya, bulan Januari - Mei 2012 telah terdistribusi sebanyak 5.575.500 kilogram raskin untuk 74.340 RTM. Kemudian untuk bulan Juni sampai Desember 2012, pihaknya telah mengalolasikan kuota raskin untuk Kabupaten Jombang sebanyak 121.910 RTM. Setiap RTM menerima 15 kg/bulan dengan harga beras sebesar Rp 1.600 per kilogram. Dan dijelaskan juga bahwa untuk tahun ini harga tebus raskin sendiri tidak akan naik. Setiap RTM akan mendapatkan jatah 15 Kg tiap bulannya selama 12 bulan dengan nilai tebus Rp 1.600 per kilogramnya. (Jodhie_SJAM)

Jombang,5 Pebruari 2013

Bagian Humas