Wabup Widjono Mengukuhkan Sismantik Se Kecamatan Perak

  • Bagian Humas
  • Sabtu, 11 Mei 2013

Untuk mencegah berkembangnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), khususnya yang ada di Kecamatan Perak, Dinkes Kabupaten Jombang  libatkan murid SD/ MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA se Ke camatan Perak  menjadi kader pemantau jentik (sismantik).

Mereka ini masing masing bertugas untuk  melakukan pemantauan jentik nyamuk yang ada di rumahnya juga di sekolah. Keterlibatan kader dari para siswa ini dinilai cukup efektif untuk menghentikan proses terjadinya jentik menjadi nyamuk dewasa. Karena keberadaan jentik tersebut cepat diketahui, begitu juga jika ada tanda tanda keberadaan nyamuk DBD bisa langsung ditangani.

"Kami melihat para kader mantik dari para pelajar ini cukup efektif dilibatkan dalam pencegahan penyakit DBD. Mereka mulai dini dilatih untuk mencegah berkembangnya nyamuk DBD sekaligus untuk menjaga kebersihan lingkungan paling tidak di rumahnya masing masing, juga dilingkungan sekolah" tutur Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang.

Wakil Bupati Jombang mengapresiasi positif keterlibatan siswa dalam memantau jentik, dan ini  diharapkan juga  dilakukan oleh jajaran Dinas Kesehatan, Puskesmas, masyarakat dan yang lainnya. “Kalau semuanya sudah peduli akan arti pentingnya kebersihan , kesehatan dan bahaya DBD, tentu tidak akan muncul kasus Kejadian Luar Biasa (KLB)  Demam Berdarah”, tutur Wabup Widjono usai mengukuhkan para kader siswa pemantau jentik.

Menyinggung mandegnya anggaran honor untuk pemantau jentik, seperti yang pernah dilakukan pada tahun 2009 saat pernah terjadi KLB DBD,    Wabup Widjono Soeparno meminta Dinas Kesehatan untuk dapatnya kembali menganggarkan honor tersebut bagi jumantik.

Diungkapkan Wabup Widjono bahwa kasus DBD di kabupaten Jombang pada tahun 2011 sebanyak 300 penderita dan 4  orang meninggal. Pada tahun 2012  sebanyak 503 penderita  dan 8 orang meninggal dunia.  Sedangkan khusus di Kecamatan Perak kasus DBD pada tahun 2011 sebanyak 10 kasus, tahun 2012 sebanyak 15 kasus dan tahun 2013 ini 12 kasus. “Gerakan 3 M di kecamatan Perak ini harus terus digiatkan, dan menurut keterangan pak Camat setiap Selasa dan Sabtu masyarakat disini guyub melakukan kerja bakti dan melaksanakan gerakan 3 M, ini sangat luar biasa”, tutur Wabup Widjono.

Pengukuhan sismantik ditandai dengan penyematan pin kepada para siswa oleh wakil Bupati Widjono Soeparno. Pengukuhan  di lakukan di Pendopo Kantor Kecamatan Perak pada 10 Mei 2013. Hadir dalam pengukuhan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Jombang, Kepala Bagian Kesra, Camat, Muspika, Kepala Puskesmas Perak, perwakilan sekolah, para kader, tokoh masyarakat dan tokoh agama se Kecamatan Perak. (Wati_SJAM)

Jombang, 10 Mei 2013

BAGIAN HUMAS

 

 

.