Sambangi Korban Selamat Bom Gereja, PJS Bupati Jombang Mengutuk Keras aksi Terorisme

  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Jumat, 18 Mei 2018

Setiajit SH.MM, PJS Bupati Jombang mengaku geram, marah dan sangat mengutuk tindakan keji aksi terorisme seperti yang dilakukan di tiga Gereja di Surabaya. “Lihat tindakan mereka, korbannya ini menimpa orang orang kecil, orang orang yang tidak bersalah, orang orang yang tak berdosa. Mereka ini yang menanggung akibatnya,”ungkapnya saat mengunjungi Sidiq (60) salah satu korban selamat bom gereja di Surabaya di Kediamannya di Desa Pojokrejo Kecamatan Kesamben, Rabu (16/5/18).

Oleh sebab itu, Setiajit menegaskan bahwa dirinya bersama masyarakat Jombang melawan aksi terorisme ini. Masyarakat Jombang, lanjutnya agar selalu waspada, tetap tenang, jangan panik dan berpikir positif. “Tidak usah takut, mari kita lawan segala bentuk terorisme dan radikalisme di bumi NKRI ini,”pintanya.

Seperti diketahui, Sidiq adalah  korban ledakan Bom Surabaya tepatnya di Gereja Santa Maria Tak Bercela di kawasan Ngagel. Pak Sidiq sapaan akrabnya adalah warga Desa Pojokrejo Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang yang kesehariannya mencari nafkah di Surabaya sebagai pengayuh becak. Pada saat tragedi pilu tersebut terjadi dirinya sedang menunggu penumpang di depan gereja.

Pada kesempatan ini, Setiajit meminta kepada para Camat, Danramil, hingga Kepala Desa untuk terus mensosialisasikan kepada warga agar tidak panik, tidak gelisah akibat teror bom di Jawa Timur.

Dia juga mengingatkan mulai tingkat RT agar selalu mewaspadai adanya orang asing yang datang. ”Aktifkan kembali siskamling di lingkungan masing masing dan wajib lapor 1×24 jam kepada tamu asing kembali diberlakukan,”pintanya. [Hms/Kominfo]