Ngeban, Kontainer Tabrak Truk

  • Bagian Humas
  • Jumat, 17 Oktober 2003

Kecelakaan terjadi di Jombang dua minggu terakhir, tergolong tinggi. Setelah rombongan santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum yang sekeluarga ditabrak bus beberapa waktu lalu, kini giliran mobil Kontainer nopol B 9893 BX bertabrakan dengan truk gandeng nopol R 2009 BB. Kecelakaan ini terjadi di Jl Raya Glagahan Perak (16/10), kemarin. Meskipun tidak ada korban jiwa, tapi bodi depan Kontainer ringsek dan ban truk tidak bisa berjalan, sehingga mengakibatkan arus lalu-lintas macet.

Menurut pengemudi Kontainer, Mansyur, 43, warga Gedokan Surabaya, peristiwa kecelakaan itu terjadi pada sekitar pukul 04.30, ketika melaju dari arah barat dengan kecepatan cukup tinggi. Tepat di Desa Glagahan, sekitar km 10 arah Jombang, truk menabrak truk gandeng yang hendak berjalan, setelah mengganti ban.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Mansyur dan kernetnya, Zainal, 21, yang juga warga Gedokan Surabaya tidak mengalami cedera sedikitpun, meskipun bodi depan Kontainer itu ringsek. "Saya kira, truk itu berjalan. Karena itu, saya tidak ngerem sama sekali, dan kemudian menabrak," tuturnya.

Tidak jauh berbeda dengan awak Kontainer itu, sopir truk gandeng, Nurochim, 42, dan kernetnya Diono, 23, keduanya warga Cidago Kebaren Banyumas Jateng, juga tidak mengalami luka.

Kasatlantas Polres Jombang, AKP Katirin, SH ketika dikonfirmasi melalui Kanit Laka Ipda H Katino di TKP membenarkan. Diduga, pengemudi Kontainer itu mengantuk, karena tidak ada bekas rem kontainer sama sekali. "Kalau misalkan pengemudi kontainer tidak mengantuk, pasti ada upaya menghentikan laju kendaraannya," katanya, seraya menambahkan dua kendaraan tersebut akan dibawa ke Kantor Satlantas sebagai barang bukti, guna pemeriksaan lebih lanjut.