Bantuan PKH Untuk Warga Jombang Akhirnya Cair

  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Senin, 15 Mei 2017

Bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) Non Tunai di Kabupaten Jombang akhirnya dapat dicairkan. Untuk tahap pertama akan disalurkan kepada 8.531 keluarga penerima manfaat (KPM) dari total 81.805 KPM di wilayah Kabupaten Jombang yang akan menerima bantuan sebesar Rp 500 ribu per KPM.

Selain Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko, proses penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Pendopo Kabupaten Sabtu (13/5/2017) yang dihadiri Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kementrian Sosial RI, Dr.Harapan Lumban Gaol serta Head of Network & services BNI Kanwil Surabaya Widiarto.

Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko mengatakan pencairan bantuan non tunai ini sebagai fungsi edukasi terhadap warga kurang mampu.

“Fungsi dari bantuan non tunai ini secara ekonomi, yakni bagaimana para penerima manfaat bisa mengatur uang bantuan ini, tidak hanya konsumtif tapi juga produktif,” jelasnya,

Bupati Nyono menyebut, dengan model penyaluran bantuan dengan non tunai ini maka bisa sinergi didalam melakukan kegiatan ekonomi melalui KUBE (kelompok usaha bersama) dan juga untuk mengajarkan warga menabung.

Teknis penyaluran PKH nontunai melibatkan empat bank pemerintah, yakni BNI, BRI, Bank Mandiri serta BTN. “Seperti di Jombang ini kerjasama penyaluran dengan BNI, sudah ada agen46 yang bisa membantuan sosial dari pemerintah,” terang Bupati Nyono.

Dengan bantuan sistem non tunai, kecerdasan dan kesejahteraannya peserta PKH meningkat dan juga pemberdayaan masyarakat. Menurut Bupati Nyono,  bantuan non tunai ini adalah sebagai tolak ukur, sejauh mana angka penurunan kemiskinan.

“Seadainya bantuan sosial non tunai sebesar Rp 500 ribu ini tidak diambil. Kemudian dikumpulkan bisa menjadi tabungan, bahkan nanti bisa mengajukan kredit tanpa jaminan,” ungkapnya.

Kendati program bantuan sosial PKH dengan sistem non tunai baru pertama kali, namun Bupati Jombang tetap optimis, jika warga miskin di Kabupaten Jombang sudah siap untuk melaksanakan program tersebut melalui ATM BNI.

“Untuk pertama kali, tentunya warga mendapat pelajaran yang ada nilai edukasi. Ya memang diajari, BNI sendiri memiliki tugas ganda, selain menyalurkan bantuan non tunai ini, juga ikut mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkas Bupati Nyono.

Sementara itu, Head of Network & services BNI Kanwil Surabaya Widiarto menuturkan, penyaluran bantuan sosial PKH di Jombang ini merupakan penyaluran perdana melalui Agen46. Pada penyaluran perdana ini, Agen46 BNI di Jombang langsung menyalurkan bantuan sosial PKH kepada 8.531 penerima manfaat di Jombang dan sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut diujicoba penyaluran Bantuan Sosial PKH Non Tunai yang dicairkan menjadi uang tunai baik melalui mesin EDC BNI yang dioperasikan di Agen46 maupun melalui ATM BNI. Para Penerima manfaat PKH di Jombang ini mendapatkan buku tabungan sekaligus Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dimana di dalam kartu tersebut berisi nominal sejumlah uang bantuan sosial dari Kementrian Sosial, dimana KKS tersebut berfungsi sebagai kartu Debit ATM bagi penerima PKH. (Jod/Kominfo)