Anak yatim, janda Miskin, Penyandang Difabel Dan Pedagang Sayur Di Kecamatan Ngusikan Terima Bantuan Dari Pemkab Jombang

  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Jumat, 03 Nopember 2017

Pedagang sayur keliling atau yang lebih dikenal dengan sebutan ‘Lijo’ di Kecamatan Ngusikan tampak sumringah. Hal ini karena bantuan modal dari Pemerintah Kabupaten Jombang sebesar Rp.500.000/Lijo akhirnya dapat dicairkan.

Bantuan modal tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko di Pendopo Kecamatan Ngusikan, Jumat (3/11/17).

“Untuk Kecamatan Ngusikan bntuan modal ini kita berikn kepada 103 pedagang sayur keliling. Semoga setiap tahun yang menerima dapat ditingkatkan,”Ungkap Bupati nyono usai menyerahkan secara simbolis.

Bupati Nyono mengatakan bantuan modal kepada para pedagang sayur keliling ini tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Dengan bantuan modal ini, nantinya para lijo sudah tidak meminjam modal ke bank bank clurut atau bank titil yang bunganya mencekik. Sehingga diharapkan usahanya terus dapat ditingakatkan,”ujar Bupati.

Bupati Nyono menyebut bantuan untuk Lijo ini, tiap lijo mendapat bantuan sebesar Rp 500 ribu yang akan dikucurkan dalam kurung waktu setahun sekali. Anggaran tersebut, Lanjutnya diambilkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupetan Jombang.

“Bantuan ini diambil dari APBD, apalagi Kabupaten Jombang juga mendapatkan insentif daerah dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 51 Miliar. Untuk sementara tahun ini setiap desa hanya dipilih 10 lijo yang berprofesi sebagai pedagang sayur keliling dengan menggunakan sepeda ontel,”jelasnya.

        

Tak hanya para Lijo, bersamaan dengan itu juga diserahkan sejumlah santunan. Diantaranya kepada 64 Anak yatim, 108 Janda Miskin dan bantuan untuk para penyandang disabilitas sebanyak 129 Orang. (Kominfo/Hms)