Silaturahim DPRD Provinsi Jatim Di Jombang Terkait Raperda Penguatan Toleransi Kebhinnekaan.

  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Rabu, 11 Juli 2018

Sekitar Pukul 10. 30 WIB, (11/7/2018) sejumlah anggota DPRD Provinsi Jawa Timur  rombongan dari komisi A  yang di Ketuai oleh Dr. Fredy Poernomo,SH, MH diterima oleh Wakil Bupati Jombang, sekaligus Plt. Bupati Jombang,u Hj. Mundjidah Wahab, di ruang Swagata Pendopo Kabupaten Jombang.   

Kunjungan DPRD ke Kabupaten Jombang guna  mencari masukan terkait Raperda Penguatan Toleransi Kebhinnekaan  bukan tanpa alasan. “Kabupaten Jombang sudah sejak lama dinilai sebagai  Kabupaten yang sangat pluralis, majemuk, banyak tokoh kharismatik,  yang salahsatunya adalah Gus Dur, mantan Presiden RI, juga tokoh tokoh lainnya. Jombang banyak berdiri tempat ibadah dari berbagai agama, kerukunan dan  toleransi antar umat beragamanya sangat tinggi meski mayoritas Islam”,demikian diungkapkan oleh Fredy Pornomo saat menyampaikan maksud dan tujuan kunjungannya ke Jombang.

Selain Hj. Mundjidah Wahab, Wakil Bupati, yang juga Plt.Bupati, tampak sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat hadir pada acara tersebut. Baik dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta Asisten, Kepala SKPD terkait.

Ditegaskan oleh Hj. Mundjidah Wahab bahwa Kabupaten Jombang ini luar biasa, bukan hanya sekedar dimaknai dari kata atau warna  ijo dan abang saja,  akan tetapi ada makna yang lebih besar yang muncul dari berbagai diskusi bahwa Jombang itu artinya Bintang yang Berkilauan. Toleransi dan  kebhinnekaan antar umat beragama di kabupaten Jombang telah terbangun dengan baik sejak lama, dan sampai kapanpun akan kita pelihara dengan baik. “Setiap momentum hari besar agama apapun, kebersamaan, kerukunan antar umat ini terbangun dengan baik. Saat bulan Ramadhan kita juga sahur bersama, buka bersama dengan melibatkan para tokoh agama dan tokoh masyarakat”, papar Hj. Mundjidah Wahab yang konon sejam 1971 ini telah menjadi anggota DPRD termuda.

Dalam pertemuan dialogis tersebut, Freddy Poernomo menyatakan bahwa untuk finalisasi terkait raperda tersebut Komisi A sudah melakukan kunjungan dibeberapa kabupaten/kota di Jatim. Freddy yang juga politisi asal Fraksi Golkar ini menjelaskan, dalam Raperda Penguatan Toleransi yang dibuat Komisi A ini untuk kepentingan publik bukan dari pemerintah saja.

“Dengan adanya Raperda ini kami berharap agar semua elemen masyarakat, pemerintah untuk tetap menjaga toleransi kebhinekaan yang sudah dibuat oleh para pejuang atau pendahulu bangsa Indonesia,”ujarnya.

Ia menyampaikan, peristiwa teror bom menyadarkan akan pentingnya pencegahan perkembangan radikalisme, ekstrimisme, dan terorisme. “Untuk itu, meningkatkan kesadaran dan pemahaman toleransi kebhinekaan sekali lagi sebagai penerus bangsa wajib, sehingga keutuhan NKRI tetap terjaga,”ujarnya.

Dalam raperda yang dibuat Komisi A tersebut tetap menjunjung nilai – nilai toleransi dan nilai keberagaman. “Semua golongan tetap mengelola keberagaman dengan semangat toleransi, mutlak dibutuhkan untuk menggapai cita – cita bersama seperti yang telah tertuang dalam konstitusi Indonesia,”pungkasnya. (Humas_Kominfo)