Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk Hibur Ribuan Warga Plandaan

  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Kamis, 04 Mei 2017

Ribuan Warga Kecamatan Plandaan, Rabu (3/5/17) Malam mendapat hiburan gratis yakni digelarnya Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk yang menampilkan dalang kondang Ki Dwijo Kangko asal Surakarta.

Pagelaran Wayang kulit yang dipusatkan di Lapangan Desa Karangmojo Kecamatan Plandaan tersebut dihadiri Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko bersama jajaran Forkopimda Jombang. Sedangkan dari Propinsi diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur, Dr.H. Jarianto, M.Si.

Tak hanya orang tua saja yang menonton wayang kulit malam itu, tapi juga anak-anak, remaja semua duduk bersama menyaksikan pagelaran wayang yang mengangkat lakon cerita “Semar Mbangun Kayangan”.

Jarianto, Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur mengungkapkan Pagelaran wayang kulit ini adalah komitmen Pemerintah Propinsi untuk melestarikan wayang kulit sebagai warisan dari budaya Indonesia, yang juga telah menjadi warisan budaya dunia. “ini adalah cara Pemprov Jatim melestarikan budaya nasional,”ujarnya.

Saat membuka pagelaran wayang kulit tersebut, Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko mengatakan, sudah seharusnya masyarakat lebih mencintai budaya sendiri seperti wayang daripada budaya-budaya asing yang menyerbu bangsa Indonesia.

"Oleh sebab itu jangan sampai malah kita sendiri yang jadi lebih kagum dengan budaya luar. Kita punya wayang sebagai kekuatan bangsa, dan kita harus bangga akan wayang kulit," pungkasnya.

Masyarakat, Lanjut Bupati Nyono seharusnya lebih mencintai budaya wayang daripada budaya-budaya asing yang menyerbu bangsa Indonesia. Bahkan orang luar negeri bisa begitu kagum dan bangga dengan budaya wayang.

"Jangan sampai malah kita sendiri yang jadi lebih kagum dengan budaya luar. Kita punya wayang sebagai kekuatan bangsa, maka kita harus bangga akan wayang kulit," pungkasnya.

Dalam pagelaran wayang kulit yang berlangsung hingga pukul 2 dini hari tersebut berlangsung cukup meriah. Dalam memainkan cerita wayangnya, Ki Dalang Dwijo Kangko tidak sendiri karena di tengah tengah alur cerita duet dagelan Jo Klithik dan Jo Kluthuk muncul untuk mengocak perut penonton. (Jodi/Kominfo)