Tjaturina Wihandoko Bersama Pelajar Di Rumah Pintar Pemilu Gusdur Jombang

  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Senin, 24 April 2017

Gubuk Sosialisasi Demokrasi Untuk Rakyat atau yang disingkat dengan Gus Dur adalah nama Rumah Pintar Pemilu (RPP) Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kabupaten Jombang. RPP ini  telah di launching oleh Arif Budiman,Ketua KPU RI pada Sabtu (22/4/2017) di kantor KPUD Jombang, Jalan KH. Tamim Romli, Jombang, Jawa Timur.

Ir. Hj. Tjaturina Wihandoko,MM, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang, usai menghadiri peringatan TB Day Sedunia di desa Turi Pinggir, Kecamatan Megaluh pada (22/4/2017) siang,  juga langsung menuju RPP GusDur.  RPP Gusdur ini untuk masyarakat umum dan bisa dikunjungi oleh siapa saja yang ingin mengetahui produk KPU, baik KPU RI, KPUD Provinsi, maupun KPUD Kabupaten/Kota. Rumah pintar ini dimaksudkan untuk sharing informasi antara pihak KPU dengan masyarakat yang mengikuti perkembangan pemilihan umum baik pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah.

“Alhamdulillah anak-anak, masyarakat umum juga dapat belajar di RPP Gus Dur ini, karena disini juga disediakan permainan yang dapat mengedukasi mereka, sejak dini anak sudah dikenalkan dengan politik”, tutur Tjaturina saat melihat para pelajar bermain ular tangga dan menyusun puzzle. 

Muhaimin, Ketua KPUD Kabupaten Jombang menyampaikan bahwa rumah pintar itu memberikan informasi, seperti Undang – Undang,  aturan – aturan, juga ada TPS yang saat pemilu nanti diharapkan masyarakat menjadi pemilih yang cerdas. Jadi rumah pintar itu tujuannya untuk menciptakan pemilih yang cerdas dan berkualitas.

“Siapapun yang datang akan dilayani, akan tetapi sebelum datang dan berkunjung ke rumah pintar itu terlebih dahulu memberikan pemberitahuan kepada petugas yang menjaga rumah pintar itu agar tidak berbenturan waktu dengan pejabat KPUD Kabupaten Jombang”, tutur Muhaimin.

“Di dalamnya ada perpustakaan yang dilengkapi televisi dan video pemilu, jadi siapa saja yang ingin bertanya akan tetap dilayani”, tambahnya.

Rumah pintar itu dibuat permanen berdasarkan pos anggaran yang dikucurkan dari dana APBN melalui KPU RI sebesar Rp 35 juta. Dan rumah pintar itu dijaga oleh petugas KPUD Kabupaten Jombang sendiri secara bergantian sesuai jam kantor dari pagi hingga sore.

Selain dikucurkan dari dana APBN, KPUD Kabupaten Jombang menerima bantuan dari masyarakat bila ada yang ingin menambahkan. Karena di area rumah pintar itu terdapat tiga tempat yaitu ruang tertutup, ruang terbuka, dan panggung demokrasi.