Home
Isi dialog

FORUM DIALOG KAWULA MUDA

Melalui wahana ini BNK Kabupaten Jombang mencoba memfasilitasi segenap kawula muda untuk berpartisipasi secara aktif dalam upayanya mewujudkan Kabupaten Jombang sebagai suatu kawasan yang diharapkan bebas dari Narkotika. Sehubungan dengan hal tersebut maka kami menyediakan suatu forum khusus bagi kawula muda dengan Menu FORUM DIALOG KAWULA MUDA, dengan harapan forum tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengakomodasikan aspirasi yang pada gilirannya akan melahirkan berbagai pendapat, ide atau gagasan dan pemikiran-pemikiran cerdas sebagai bentuk sumbangan partisipasi aktif kawula muda sebagai upaya mewujudkan hari esok yang semakin baik di Kabupaten Jombang.

BNK Kabupaten Jombang

suatu desa di jombang - Sebenarnya permasalahan narkoba & seks bebas hanya bisa diselesaikan jika diterapkannya perda syari'ah islam/ hukum islam di Kab. Jombang, karena narkoba & seks bebas itu muncul karena adanya paham liberal(kebebasan) yang sumbernya dari paham KAPITALIS dan 2 paham itu sangatlah bertentangan dengan ISLAM.......
Ayo para pemuda jombang bangkit dan tegakkan Syari'ah Islam di kota santri ini....
Allahuakbar...........
- 14 Mei 2009
Jombang - SAMBUT HARI AIDS SEDUNIA,
PELAJAR JOMBANG BAGI MAWAR DAN DOA
28 November 2008
Kabupaten Jombang yang akhir-akhir ini cukup dikenal sebagai kota Sang Jagal Ryan, memperingati Hari AIDS Sedunia lebih awal. Para pelajar yang tergabung sebagai relawan Jombang Care Center (JCC) membagikan ratusan bunga mawar pada Jumat, 28 November 2008 pagi. Doa untuk ODHA dan OHIDHA dari aktivis se-Indonesia ditulis pada secarik kertas yang tergantung pada tangkai mawar.
Selain mawar, palajar dan juga beberapa waria yang turut serta juga membagikan poster, stiker dan leaflet yang berisikan data kasus HIV-AIDS di Jombang. Sebagian pengguna jalan cukup terperanjat ketika sempat membaca bagian belakang leaflet yang memampang bahwa data kasus AIDS di Jombang menempati peringkat tiga di Jawa Timur. Sejak 1999 sampai 28 November 2008, data kasus HIV-AIDS di Jombang mencapai 116 kasus. Padahal selama ini Jombang dikenal dengan sebutan Kota Santri, Kota Beriman.
Aksi kampanye ini dimulai tepat pukul 05.30 di sekretariat JCC, sebuah organisasi peduli AIDS yang kegiatan utamanya menyelenggarakan pendampingan dan penjangkauan terhadap populasi kunci penyebaran AIDS di Jombang. Diawali renungan dan doa bersama, 40 relawan berjalan sekitar 200 meter untuk sampai di perempatan tugu, salah satu traffic light di pusat Jombang. Mereka langsung memulai orasi dan membagikan bunga mawar dan materi KIE bagi pengguna jalan. Aksi ini tentu saja menarik perhatian pengguna jalan, sehingga tanpa diundang sepuluh anggota Satlantas Polres Jombang membantu pengamanan jalan raya.
“Semoga peringatan Hari AIDS Sedunia ini, dapat meningkatkan komitmen kita semua, dalam rangka turut serta dalam penanggulangan AIDS di Jombang”, teriak Ervin, Relawan JCC yang masih duduk di bangku kelas tiga SMAN 3. Aksi ini berlangsung dua jam. Andik, koordinator aksi mengatakan bahwa aksi ini menghabiskan liflet dan stiker masing-masing dua ribu lembar. Serta seratus poster dan dua ratus tangkai mawar yang secara khusus didatangkan dari Kota Apel Malang.
Sementara itu Gomar F. Gimon, Divisi Program JCC berharap agar pemerintah dapat lebih sinergi dengan semua Sektor dalam penanggulangan AIDS. Ia juga berharap agar pemerintah dapat meningkatkan APBD penanggulangan AIDS, dan dapat menyerapnya dengan optimal. “Sebenarnya anggaran penangggulangan AIDS di Jombang masih cukup banyak, tapi rasanya pemerintah atau Komisi Penanggulangan AIDS cukup pelit untuk kampanye dalam rangka Hari AIDS Sedunia tahun ini”, sesalnya.
SAMBUT HARI AIDS SEDUNIA,
- 28 Nov 2008
Ds. pacar peluk Kec. megaluh - Dalam rangka Menyambut thn baru 1430 hijriyah dan thn baru 2009,Remaja masjid Darussalam Ds Pacar peluk akan mengadakan sosialisasi anti narkoba melalui kegiatan nonton bareng film laskar pelangi pd tgl 31 des malam thn baru 2009,dilanjutkan event jalan sehat anti narkoba dan parade drumband pd tgl 1 jan 2009.Mhn dukungan & krjasama dr semua pihak demi suksesnya acara.Contact person :Donny erfantoro 03217259635,085730053777.Terus berjuang melawan pengaruh narkoba demi keselamatan anak bangsa.Say no to drugs.
- 23 Nov 2008
Keras minded - apakah BNK Jombang hanya mengawasi permasalahan NAPZA yang terfokus pada penyalahgunaan obat2 terlarang?, bagaimana dengan kasus penambahan zat adiktif yang baru-baru ini marak dibicarakan, banyak makanan cina yang beredar di konsumen yang mengandung tambahan melanine yang memberi efek negatif bagi tubuh,ide pertanyaan yang menggelitik adalah apakah bahan makanan atau bahan kue produk cina yang dipasarkan bersih dari penambahan zat melanine?, jika memang ada bahan makanan tersebut dan kemudian dijadikan makanan olahan oleh masyarakat lokal, apakah secara tidak langsung makanan lokal juga akan tercemar. Memang, ini lebih berhubungan dengan tugas dan wewenang BPOM, tapi kita lihat "pasar" korbannya, kesehatan bayi, anak kecil, remaja, orang dewasa, kawula tua..., pasar korbannya bukan hanya bajingan kota, pelajar mahasiswa,atau orang yang "under-pressure".kasihan jika mereka terjerumus dalam alasan ketidaktahuan, Baik jika ada kerjasama antara BPOM dengan lembaga2 masyarakat yang bisa mengawasi dan memberikan kesadaran perlunya kewaspadaan terhadap penggunaan zat adiktif. Jenar
- 30 Okt 2008
jombang - wah...
kok sepi....
- 7 Okt 2008
Jombang - wah....
ada yang salah tempat komentarnya.....
- 1 Sep 2008
megeluh - HIDUP RAKYAT............
HIDUP MAHASISWA................
BUAT PARA GEMBEL 87. jangan lupa tanggal 27 ada iven
- 25 Ags 2008
DENANYAR - BERSAMA RAKYAT KITA SATUKAN TEKAD,DEMI PERJUANGAN MELAWAN KETERTINDASA.....HIDUP SPM...............HIDUP RAKYAT
HIDUP MAHASISWA..............
JANGAN MENJADI MAHASISWA YANG APATIS.....?
- 25 Ags 2008
Urip Sumoharjo - Harm Reduction jika diterjemahkan yakni pengurangan dampak buruk napza. Deskripsi pengurangan dampak buruk napza sendiri adalah suatu konsep, yang digunakan dalam wilayah kesehatan masyarakat, yang bertujuan untuk mencegah atau mengurangi konsekuensi negatif kesehatan yang berkaitan dengan perilaku (penggunaan napza dengan jarum suntik dan perlengkapannya).
Program pengurangan dampak buruk napza dalam implementasi di lapangan harus diterjemahkan dalam bentuk program-program yang mendukung tujuan utama yaitu penurunan risiko penularan HIV pada kelompok penasun. Program ini dikembangkan dengan pola terpadu, dengan pelayanan dan sektor-sektor lain yang sudah dan kan dikembangkan.
Program yang sering dilaksanakan dan menyertai pengurangan dampak buruk napza adalah penjangkauan dan pendampingan, KIE, penilaian pengurangan risiko, VCT, penyucihaman, layanan jarum suntik steril, pemusnahan peralatan suntik bekas pakai, layanan terapi ketergantungan napza, terapi subtitusi, CST, pendidikan sebaya serta layanan kesehatan dasar.
Dalam mengembangan program tersebut, jejaring antar lembaga baik pemerintah maupun non-pemerintah, yang terkait permasalahan HIV-AIDS dan napza sangat dibutuhkan. Sistem kerjasama rujukan harus dibangun untuk menciptakan keterpaduan pengurangan danpak buruk napza di suatu wilayah. igo_jcc@yahoo.com
- 25 Jul 2008
SEJARAH HARM REDUCTION - Sejak 1998 jumlah pengguna napza suntik (penasun) yang terinfeksi HIV sebagaimana dilaporkan oleh sejumlah rumah sakit dan pusat rehabilitasi ketergantungan napza di Indonesia, terus meningkat. Berbagai kalangan, baik pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat, menanggapi keadaan tersebut dengan menjangkau para penasun untuk memberikan informasi pengurangan dampak buruk pemakaian napzanya. Layanan medis seperti penyediaan peralatan suntik sterilpun dierikan langsung ke tempat penasun berada, dimulai pada tahun 1999 di Denpasar, Bali. Kegiatan-kegiatan pengurangan dampak buruk penggunaan napza makin berkembang dan mulai dilakukan di pusat-pusat layanan kesehatan masyarakat.
Dalam mengawal proses tersebut, sebuah pertemuan nasional pengurangan dampak buruk penggunaan napza suntik telah digelar pada tahun 2005 dengan kesepakatan untuk pengembangan program di tingkat kebijakan termasuk pendanaan, pelaksanaan layanan, dan pemberdayaan masyarakat. Sejauh ini perkembangan di ketiga tingkatan tersebut cukup pesat hingga dirasa penting untuk melaksanakan kembali pertemuan nasional demi mendalami perkembangan kebijakan, pelaksanaan layanan, dan permberdayaan masyarakat untuk pengurangan dampak buruk penggunaan napza suntik di Indonesia.
Info: JCC (Jombang Care Center) 0321-851015
- 24 Jul 2008
Hal    
 
Jumlah isi forum dialog : 29
Halaman : 1 dari 3 halaman
 
 1   2   3 
  4 - 3  
top